Flash Sale
Setiap Selasa 18:00–21:00
Segera Dimulai
Sisa Waktu:
00:00:00

Kategori Produk

Temukan berbagai koleksi pilihan kami

Produk Terlaris

Paling diminati oleh pelanggan kami

Lihat Semua Katalog >>

Testimoni Pembeli

Apa kata mereka tentang kami

Artikel Terbaru

Berita dan informasi terkini

Mengenal Jaket Ultralight: Seni Memangkas Beban Tanpa Mengorbankan Perlindungan
02 Jun 2026

Mengenal Jaket Ultralight: Seni Memangkas Beban Tanpa Mengorbankan Perlindungan

Dalam dunia petualangan modern dan mobilitas urban, ada satu mantra yang kian populer: "Less is more". Prinsip ini melahirkan sebuah sub-kultur baru yang sangat digilai, yaitu gerakan ultralight. Di titik inilah jaket ultralight lahir sebagai jawaban atas kebutuhan sandang yang super ringkas, fungsional, dan tidak membebani ruang penyimpanan.Jika jaket puffer menawarkan volume yang tebal, jaket ultralight justru berada di kutub sebaliknya. Jaket ini dirancang dengan satu tujuan utama: memberikan perlindungan optimal dari elemen cuaca dengan bobot seminimal mungkin—bahkan sering kali lebih ringan daripada sebatang cokelat!Mengapa Jaket Ultralight Menjadi 'Must-Have Item'?Tren jaket ini melesat bukan hanya di kalangan pendaki gunung yang ingin memangkas beban ransel, tetapi juga di kalangan masyarakat urban karena beberapa alasan krusial:Bobot yang Menipu: Rata-rata jaket ultralight modern hanya berbobot antara 70 hingga 150 gram saja. Saat dipakai, Anda hampir tidak merasa sedang mengenakan lapisan luar.Sangat Packable (Bisa Dilipat Mini): Keunggulan terbesar jaket ini adalah kemampuannya untuk dikompres hingga seukuran genggaman tangan atau saku celana. Sangat praktis untuk dilempar ke dalam tas kerja atau digantung di sepeda.Pelindung Darurat yang Andal: Meski tipis, jaket ini umumnya memiliki fitur windproof (tahan angin) yang sangat baik dan water-resistant (mampu menahan gerimis), menjadikannya benteng pertahanan pertama yang sempurna saat cuaca tiba-tiba berubah.Ciri Khas Desain Jaket UltralightUntuk mencapai bobot yang luar biasa ringan, produsen pakaian harus melakukan inovasi ekstrem pada detail jaket:Fitur UtamaPenjelasanMaterial Pertex atau Nilon Denier RendahMenggunakan kain nilon super tipis (biasanya berkisar antara 7D hingga 20D) yang ditenun dengan teknik ripstop agar tidak mudah robek meski sangat tipis.Minimalisir AksesoriDemi memangkas berat, jaket ini biasanya menggunakan ritsleting berukuran mikro, tali kerudung (drawstring) yang sangat tipis, serta meminimalkan jumlah kantong.**Fitur Self-Stuffin' **Sebagian besar jaket jenis ini memiliki satu kantong khusus (biasanya di dada atau samping) yang bisa dibalik untuk berfungsi sebagai kantong penyimpanan (stuff sack) jaket itu sendiri.Jenis-Jenis Jaket Ultralight di PasaranSecara umum, jaket ultralight dibagi menjadi dua kategori utama berdasarkan fungsinya:Ultralight Windshirt / Windbreaker: Jaket yang murni dirancang untuk memecah angin dan menahan gerimis sangat tipis. Kainnya biasanya sangat bersirkulasi udara (breathable), menjadikannya favorit para pelari lintas alam (trail runners) dan pesepeda.Ultralight Rain Shell: Jaket yang dilengkapi dengan membran waterproof (seperti Gore-Tex Paclite atau teknologi Pertex Shield). Jaket ini sedikit lebih kaku namun sepenuhnya kedap air, dirancang untuk badai hujan tanpa membuat tas Anda penuh.Cara Tepat Merawat Jaket UltralightKarena materialnya yang sangat tipis dan memiliki lapisan khusus (seperti Coating DWR - Durable Water Repellent), jaket ini memerlukan sedikit perhatian ekstra agar awet:Jangan Gunakan Pemutih atau Pelembut Pakaian: Bahan kimia keras dapat merusak lapisan anti-air dan struktur serat nilon yang tipis.Hindari Mesin Pengering Berpemanas Tinggi: Suhu yang terlalu panas bisa melelehkan atau mengerutkan material nilon denier rendah.Simpan dalam Keadaan Terurai: Jangan menyimpan jaket dalam kondisi terlipat di dalam kantong kecilnya dalam jangka waktu berbulan-bulan. Biarkan digantung di lemari agar serat kain dan lapisannya tidak lelah atau mengelupas pada bekas lipatan.Dengan kombinasi kepraktisan tingkat tinggi dan proteksi yang instan, jaket ultralight adalah investasi terbaik bagi Anda yang aktif bergerak di luar ruangan maupun mereka yang membelah kemacetan kota setiap hari.

Baca Selengkapnya
Menilik Jaket Puffer: Dari Pelindung Ekstrem Menuju Ikon Streetwear yang 'Bold'
02 Jun 2026

Menilik Jaket Puffer: Dari Pelindung Ekstrem Menuju Ikon Streetwear yang 'Bold'

Jika jaket gorpcore memikat pencinta fashion lewat material teknisnya yang tipis namun tangguh, ada satu outerwear lain yang mendominasi jalanan kota besar dengan karakter yang benar-benar kontras: Jaket Puffer (Puffer Jacket).Dengan siluetnya yang tebal, menggembung, dan berani, jaket ini berhasil mendobrak stigma lama. Dari yang dulunya dianggap sebagai "baju musim dingin yang membuat tubuh terlihat gemuk", kini bertransformasi menjadi salah satu fashion statement paling powerful di ranah streetwear global.Mengapa Jaket Puffer Begitu Digemari?Daya tarik jaket puffer tidak hanya terletak pada kemampuannya menahan udara dingin, tetapi juga pada estetika visual yang ditawarkannya:Siluet Eksentrik yang Instan: Desainnya yang menggembung memberikan volume instan pada penampilan. Memakai puffer jacket otomatis membuat outfit kasual yang simpel langsung terlihat lebih berkarakter dan bermassa.Kenyamanan Maksimal ("Kondangan Pakai Kasur"): Sensasi memakai puffer berkualitas sering kali disamakan dengan memakai selimut atau kasur berjalan. Jaket ini menawarkan kehangatan dan kelembutan yang sulit ditandingi oleh jenis jaket lainnya.Fleksibilitas Gaya: Meskipun identik dengan musim dingin, versi modern jaket puffer kini hadir dengan ketebalan yang lebih fleksibel (lightweight puffer), membuatnya tetap nyaman dipakai untuk berkendara roda dua atau sekadar nongkrong di ruangan ber-AC.Ciri Khas Jaket Puffer yang ModernJaket puffer memiliki anatomi unik yang membuatnya sangat mudah dikenali di tengah kerumunan:Fitur UtamaPenjelasanDesain Quilted (Bersekat)Pola jahitan horizontal, vertikal, atau berlian yang berfungsi untuk menjaga isian jaket agar tidak menumpuk di satu sisi.Pilihan Isian (Insulation)Menggunakan down (bulu angsa/bebek asli) untuk kehangatan premium, atau serat sintetik (seperti polyester/synthetic down) yang lebih ramah lingkungan dan mudah dirawat.Efek Kilau (Glossy vs. Matte)Tren modern membagi puffer menjadi dua kubu popularitas: bahan nilon mengilap (high-gloss) yang mencolok atau bahan katun-nilon matte yang lebih kalem dan minimalis.Merek-Merek yang Menguasai Tren PufferSama seperti skena outdoor, jaket puffer juga memiliki "penguasa" pasarnya sendiri yang sering menjadi kiblat tren:Moncler: Label mewah asal Italia-Prancis ini adalah rajanya jaket puffer premium. Dengan ciri khas bahan nilon super mengilap dan potongan yang elegan, Moncler membawa jaket puffer ke level high-fashion dan karpet merah.The North Face (Nu投se 1996): Seri Nuptse dari TNF bisa dibilang merupakan jaket puffer paling ikonik sepanjang masa. Siluetnya yang boxy dengan kombinasi dua warna (hitam di bagian bahu) telah menjadi seragam wajib para pencinta hip-hop dan streetwear sejak era 90-an hingga hari ini.Uniqlo (Ultra Light Down): Di lini kasual harian, Uniqlo berhasil mendemokrasikan jaket puffer lewat teknologi Ultra Light Down. Mereka menciptakan puffer yang sangat ringan, hangat, dan bisa dilipat hingga ukuran kecil sehingga sangat praktis untuk bepergian.Panduan Styling: Cara Memakai Puffer Tanpa Terlihat "Tenggelam"Karena ukurannya yang menggembung, kunci utama memakai jaket puffer adalah keseimbangan proporsi tubuh.Rumus Emas: Voluminous Top, Slim Bottom.Jika Anda memakai jaket puffer yang tebal dan berukuran besar (oversized), padukan dengan bawahan yang lebih pas di tubuh atau berpotongan lurus, seperti slim-fit jeans, straight-leg trousers, atau celana legging/jogger yang ramping. Ini akan menjaga siluet tubuh Anda tetap proporsional.Untuk melengkapi gaya, gunakan sepatu dengan sol yang agak tebal (chunky sneakers atau boots) agar bagian kaki seimbang dengan volume jaket di bagian atas. Biarkan ritsleting jaket terbuka setengah dan padukan dengan kaos polos atau hoodie di bagian dalam untuk menciptakan kesan layering yang santai namun terkonsep.

Baca Selengkapnya
Menilik Jaket Gorpcore: Dari Jalur Pendakian Menuju Tren Streetwear Kota
02 Jun 2026

Menilik Jaket Gorpcore: Dari Jalur Pendakian Menuju Tren Streetwear Kota

Beberapa tahun terakhir, ada pemandangan menarik di sudut-sudut kota besar. Banyak anak muda nongkrong di kedai kopi mengenakan jaket gunung tebal, lengkap dengan ritsleting kedap air dan teknologi Gore-Tex. Fenomena ini bukan karena mereka berencana mendaki gunung setelah minum kopi, melainkan karena mereka sedang merayakan tren fashion terbesar saat ini: Gorpcore.Istilah Gorpcore sendiri diambil dari akronim "Good Ol' Raisins and Peanuts"—camilan khas para pendaki gunung. Inti dari tren ini adalah membawa pakaian outdoor yang super fungsional ke dalam ranah gaya busana sehari-hari (streetwear). Dan di pusat tren ini, jaket gorpcore adalah bintang utamanya.Mengapa Jaket Gorpcore Begitu Populer?Jika athleisure membuat celana yoga dan baju olahraga jadi pakaian kasual, gorpcore melakukan hal yang sama pada jaket hiking, fleece, dan windbreaker. Ada tiga alasan utama mengapa jaket ini begitu digilai:Fungsionalitas Tanpa Kompromi: Jaket ini dirancang untuk bertahan di cuaca ekstrem. Fitur seperti lapisan tahan air (waterproof), penahan angin (windproof), dan kantong taktis yang banyak, ternyata sangat berguna untuk mobilitas masyarakat kota modern yang dinamis (dan sering menerobos hujan komuter).Estetika "Utilitarian": Desainnya yang tegas, minimalis, namun terlihat kokoh memberikan kesan effortlessly cool bagi pemakainya.Simbol Status Baru: Merek-merek outdoor premium kini memiliki prestise yang setara dengan label high-fashion. Memakai jaket ini menunjukkan bahwa Anda paham kualitas teknis sekaligus tren dunia. Merek-Merek Penguasa Skena GorpcoreTren ini melahirkan "pahlawan" baru di lemari pakaian anak muda. Nama-nama lama di dunia pendakian kini bertransformasi menjadi raja streetwear:Arc’teryx: Merek asal Kanada dengan logo fosil burung purba ini bisa dibilang merupakan kasta tertinggi di skena gorpcore. Seri jaket hard shell mereka seperti Alpha atau Beta menjadi incaran utama meski harganya selangit.The North Face: Lewat lini premiumnya seperti Purple Label atau kolaborasi legendaris bersama Supreme, TNF berhasil menjembatani fungsi gunung dan selera jalanan kota.Salomon & Patagonia: Meski Salomon lebih terkenal dengan sepatunya, jaket-jaket ramah lingkungan dari Patagonia juga menjadi pilar penting bagi pencinta estetika ini yang peduli isu lingkungan.Cara Styling Agar Tidak Dikira Mau "Muncak"Kunci utama memakai jaket gorpcore di kota adalah kontras. Jangan memakai seluruh perlengkapan gunung dari atas sampai bawah jika hanya ingin pergi ke mall.Coba padukan jaket waterproof gorpcore Anda dengan celana denim longgar (loose-fit jeans) atau celana bahan (cargo pants yang potongannya rapi). Untuk alas kaki, Anda bisa menggunakan sepatu kets (sneakers) klasik atau sekalian sepatu hiking modern untuk memperkuat kesan utilitarian. Selipkan beanie hat atau tas selempang kecil (sling bag) untuk melengkapi penampilan.Pada akhirnya, jaket gorpcore membuktikan bahwa fashion tidak harus mengorbankan kenyamanan. Di tengah cuaca kota yang tak menentu, tampil keren sekaligus siap hujan kapan saja adalah kombinasi terbaik yang ditawarkan oleh tren ini.

Baca Selengkapnya

Kategori

Memuat…